Cara Transfer Uang (Euro) ke Belanda

Di post sebelumnya saya sempet bilang akan membahas pengalaman mengikuti seleksi LPDP. Karena kayaknya udah terlalu banyak yang bahas hal itu (kamu bisa googling banyak sekali blog yang bahas tips n tricks lulus lpdp), saya batalin aja ya. haha. Saya mau bahas hal lain yang menurut saya walaupun udah googling tetep susah menemukan dan memahami jawabannya. Kali ini saya mau bahas cara transfer uang ke rekening bank Belanda. Karena yang dituju adalah local bank di Belanda, maka currency (mata uang) yang akan dikirim adalah Euro. Menjelang keberangkatan ke Belanda bulan depan, setidaknya saya sudah melakukan transfer Euro ke Belanda untuk 2 keperluan; bayar deposit rent kirim ke rekening landlord; dan bayar aplikasi visa MVV kirim ke rekening kementerian Ministerie van Justitie en Veiligheid. Seperti newbie pada umumnya yang gak punya sanak sodara di Belanda, saya pun segera mencari tau cara transfer ke luar negeri melalui google. Saya baca satu persatu sambil menimbang-nimbang cara mana yang membutuhkan cost yang paling murah namun terjamin sampenya. Sampai akhirnya saya bisa menyimpulkan beberapa cara yang mungkin bisa saya lakukan. Mungkin ada beberapa cara lain yang tidak saya sebutkan di sini tapi yang saya tulis di sini hanya yang saya bisa lakukan.

  1. Melalui Telegraphic Transfer (langsung ke teller bank)
    Untuk cara pertama ini, saya memiliki pengalaman transfer uang melalui 2 bank; BCA dan RRR (disamarkan). Sebenernya sempet mau pake Mandiri namun karena untuk melakukan TT (telegraphic transfer) melalui teller ini harus memiliki rekening bank ybs, saya gabisa transfer via Mandiri karena kebetulan rekening Mandiri saya sudah ditutup bebeapa tahun lalu. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah apakah bank menentukan minimum jumlah transfer ke luar negeri. BCA dalam hal ini menerapkan minimum transfernya sebesar 150 USD. Jadi kalau mau transfer sejumlah uang yang jika diekuivalenkan dalam USD ternyata kurang dari 150 USD, maka kamu ga bisa transfer via BCA. Tenang, ada bank lain yang gak nentuin minimum transfer kok, contohnya Mandiri dan RRR. Lalu, soal costs atau biaya transfer. Menurut saya sebenernya bukan hal yang aneh jika biaya transfer luar negeri itu mahal. Yang perlu kita lakukan adalah mencari tau cara mana yang costsnya paling murah. wkwk. Untuk transfer Euro ke Belanda, BCA menyediakan fasilitas Guaranteed Euro, dengan flat fee sebesar 30 Euro sekali transfer berapa pun nominal yang akan ditransfer. 30 Euro menjamin uang kita akan diterima full amount dari jumlah yang dikirim di Indonesia. Lalu untuk menjamin kecepatan pengiriman, kita harus menambahkan Rp 80 ribu lagi. Dijamin hari ini atau besok sampe! Cara ini saya pake saat transfer deposit rent ke landlord yang ada di Belanda. Bagaimana dengan RRR? Jadi, karena beberapa waktu lalu saya harus membayar aplikasi MVV sebesar 171 Euro atau 192 USD dan 57 Euro atau 64 USD, saya menggunakan BCA dan RRR karena BCA menolak saya untuk membantu transfer 57 Euro mengingat nominalnya di bawah minimum transfer yang mereka tentukan. Karena gak punya rekening Mandiri, saya juga ditolak oleh teller Mandiri. Akhirnya saya menggunakan RRR. Untuk RRR ini saya gak punya catatan fee yang dibebankan kepada saya karena di slip transfer yang saya terima hanya tertulis 57 Euro. Seingat saya biayanya sekitar Rp 400 ribuan. 400 ribu ini menurut BRI akan menjamin kiriman kita akan diterima full amount sampe di Belanda. Namun,,, usut punya usut, beberapa waktu setelah melakukan transfer via RRR ini, saya mendapat email dari pihak imigrasi Belanda bahwa uang yang saya kirim tidak full 57 Euro. Kesel gak lo. Jadi, saya secara subjektif tidak merekomendasikan RRR ya. Selain sampenya ternyata gak full amount, pelayanannya juga kurang. Di RRR ini, saya gak langsung ke teller kayak di BCA dan Mandiri, saya harus ke ruang stafnya dulu nungguin stafnya ngetik surat pernyataan yang harus saya tandatangani di atas materai. Nunggunya juga lebih lama karena stafnya harus ngerjain pekerjaannya juga. wkwk
  2. Melalui Western Union
    Kalau kamu googling, transfer via agen WU termasuk yang disarankan. Untuk bisa transfer via agen WU, kamu harus tau lokasi agen WU dimana. Jujur saya cukup terkecoh ya dengan hasil google/google map lokasi agen WU karena ternyata banyak yang tutup. Beberapa waktu setelahnya, saat saya harus bayar aplikasi visa, saya googling lagi nih dimana agen WU yang aktif. Ternyata, BSM (Bank Syariah Mandiri) melayani transfer luar negeri dengan WU! semua cabang! Namun, perlu diketahui agen WU di BSM hanya melayani transfer person to person, tidak melayani person to business (badan usaha). Karena rekening tujuan pembayaran visa saya adalah kementerian, saya batal menggunakan WU.
  3. Melalui aplikasi Transferwise
    Ini dia yang ditunggu-tunggu. Transfer uang melalui transferwise! Transferwise adalah aplikasi yang bisa membantu kita untuk transfer uang ke luar negeri, termasuk ke Belanda. Aplikasi cukup diakses melalui browser atau diinstall di handphone, gak perlu ke bank. Sangat mudah. Kita hanya perlu mendaftar di aplikasinya, lalu upload dokumen identitas kita untuk diverifikasi dan diperbolehkan melakukan transaksi. Setelah akun kita terdaftar dan terverifikasi, yang perlu kita lakukan adalah:
    – Add a balance: Klik add a balance dan pilih Euro. Hasilnya, kita memiliki identitas bank kurs Euro dengan nomor IBAN yang bisa kita gunakan untuk mengirim dan menerima Euro (Transferwise menyebutnya sebagai boarderless account)
    – Add euro: Saat kita sudah berhasil mendapatkan IBAN, saldonya nol Euro. Untuk mengisi saldo, kita perlu klik add euro. Top up saldo bisa dilakukan dengan beberapa cara, bisa via debit/credit card, apple pay, bank transfer, dll. Biayanya juga berbeda-beda. Tapi tenang, paling mahal biayanya cuma 3.50 euro. Saya sendiri top up saldo melalui debit card jenius, jadi akan memotong saldo di rekening jenius saya sesuai besaran euro dan kurs jual euro di jenius.
    – Send euro: Saat besaran di balance kita sudah terisi, maka kita bisa mengirimkan sejumlah Euro ke rekening lain. Fee yang dibebankan disesuaikan dengan kecepatan transfer. Karena waktu itu saya tidak terburu-buru, saya menggunakan transfer yang membutuhkan 11 jam untuk tiba di rekening tujuan, biaya yang dibebankan hanya 0.63 Euro. Kalau mau lebih cepat lagi, biayanya hanya sekitar 4 euro.
    – Setelah berhasil tiba di rekening tujuan, kita akan mendapatkan bukti pengiriman dari transferwise melalui email maupun aplikasi.

Untuk melakukan transfer ke rekening bank di Belanda, biasanya kita membutuhkan identitas rekening tujuan yang terdiri dari IBAN, swift code, nama penerima atau badan usaha serta alamat badan usaha (address + postcode). Jangan lupa mengisi reference jika diperlukan. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s